Bidang PENGMAS HMPD FK UB mengadakan Observasi katarak dengan tema “Merajut Asa di Balik Lensa Hingga Cahaya Kembali Menyapa Dunia”
Pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter (HMPD) dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), Malang, Jawa Timur, mengadakan kegiatan observasi katarak dengan tema: “Merajut Asa di Balik Lensa Hingga Cahaya Kembali Menyapa Dunia”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian program Operasi Katarak (OK), yang merupakan salah satu program kerja unggulan dari bidang Pengabdian Masyarakat
(PENGMAS) HMPD FK UB.
Tujuan utama Operasi Katarak 2 (OK 2) adalah untuk membekali para volunteer agar mampu memahami dan melaksanakan observasi kesehatan mata warga secara langsung. Melalui kegiatan observasi pasien operasi katarak ini, para volunteer yang terpilih diharapkan dapat memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses pendampingan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini merupakan rangkaian kedua dari total dua rangkaian program Operasi Katarak (OK) tahun 2026. Pelaksanaan observasi dilakukan secara luring di Klinik Inoveye, Kota Blitar, bersama Dr. Sony Agung Santoso, SpM(K) dan melibatkan 8 volunteer. Mengusung tema “Merajut Asa di Balik
Lensa Hingga Cahaya Kembali Menyapa Dunia”, program ini juga menjadi wadah bagi para volunteer untuk mengkampanyekan pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mata di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan Operasi Katarak 2 (OK 2) berfokus untuk membekali para volunteer agar mampu memahami dan melaksanakan observasi kesehatan mata warga secara langsung. Melalui kegiatan yang melibatkan 8 volunteer ini, para peserta yang terpilih diharapkan dapat memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses pendampingan kesehatan masyarakat
secara luring di Kota Blitar. Dalam pelaksanaannya, seluruh volunteer dibagi ke dalam kelompok berisikan 2–4 orang yang disesuaikan dengan jumlah pasien, lalu dipanggil oleh panitia untuk mendapatkan pengarahan singkat mengenai tugas serta posisi mereka. Setelah itu, panitia mengarahkan kelompok volunteer menuju ruang steril untuk memastikan kelengkapan dan prosedur sterilisasi terpenuhi sebelum memasuki area operasi. Selama jalannya operasi katarak, volunteer bertugas sesuai dengan posisi dan tanggung jawab masing-masing, mengikuti rotasi tugas secara tertib, serta membantu kelancaran koordinasi dan jalannya kegiatan di bawah arahan panitia. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan sesi edukasi pasien pasca-operasi, di mana volunteer aktif menyampaikan informasi penting mengenai perawatan lanjutan serta memberikan dan menjelaskan leaflet edukasi agar instruksi medis dapat dipahami dengan baik oleh pasien.
Kegiatan Operasi Katarak 2 (OK 2) mendapatkan respons positif dari para volunteer maupun pasien yang mengikuti rangkaian acara. Antusiasme pasien terlihat jelas sepanjang kegiatan, di mana penjelasan serta edukasi pasca-operasi yang disampaikan oleh para volunteer disimak dengan baik, dan banyak pasien yang aktif bertanya untuk memperjelas informasi kesehatan yang diberikan. Melalui peran aktif volunteer dalam pendampingan dan edukasi ini, diharapkan warga tidak hanya memahami kondisi kesehatan mata mereka, tetapi juga semakin terdorong untuk lebih peduli dan aktif menjaga kesehatan mata dalam kehidupan sehari-hari.