preloader

Screening mata bagi warga Bakalankrajan, Malang, bersama 18 volunteer untuk meningkatkan kepedulian kesehatan mata.

blog-thumb
  • Oleh Master User
  • 21 Sep, 2026

Merajut Asa: Screening Katarak HMPD FK UB di Bakalankrajan

Bidang PENGMAS HMPD FK UB mengadakan screening katarak dengan tema “Merajut Asa di Balik Lensa Hingga Cahaya Kembali Menyapa Dunia”


Pada hari Sabtu, 2 Mei 2026, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter (HMPD) dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), Malang, Jawa Timur, mengadakan kegiatan screening katarak dengan tema: “Merajut Asa di Balik Lensa Hingga Cahaya Kembali Menyapa Dunia” bagi warga di Kelurahan Bakalankrajan, Malang. Acara ini merupakan bagian dari

rangkaian program Operasi Katarak (OK), yang merupakan salah satu program kerja unggulan dari bidang Pengabdian Masyarakat (PENGMAS) HMPD FK UB.


Tujuan utama Operasi Katarak (OK) adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga, terkhususnya dalam pelayanan kesehatan dalam screening katarak. Dari adanya screening bagi warga ini, harapannya warga bisa menjadi lebih peduli dengan kesehatan matanya dan juga bisa

mengetahui kondisi mata yang baik maupun kurang baik. Kegiatan ini merupakan rangkaian pertama dari total dua rangkaian program Operasi Katarak (OK) tahun 2026. Screening dilakukan secara luring di Kelurahan Bakalankrajan dengan diikuti oleh 18 volunteer dan 60 warga yang menjadi peserta.  Tema “Merajut Asa di Balik Lensa Hingga Cahaya Kembali Menyapa Dunia” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dari warga akan pentingnya peduli akan kesehatan mata. 


Rangkaian kegiatan Operasi Katarak (OK) 1 berfokuskan pada kegiatan screening yang terdiri dari lima stase, yaitu stase TTV , anamnesis, visus naturalis, pemeriksaan pupil, dan KIE. Pada tiap-tiap stase, akan dibantu oleh masing-masing 3 volunteer, kecuali pada stase visus naturalis yang dibantu oleh 6 volunteer. Pada stase TTV , dilakukan pengecekan tanda-tanda vital yang meliputi pengukuran tekanan darah, angka gula darah, jumlah nadi per menit, laju napas, dan suhu tubuh. Pada stase anamnesis, dilakukan wawancara terhadap warga mengenai keadaan umum maupun spesifik yang dirasakan dalam diri pasien. Pada stase visus naturalis, dilakukan

pengecekan terhadap jarak pandang warga terhadap snellen chart dalam jarak 6 meter. Pada stase pemeriksaan pupil, dilakukan pemeriksaan terhadap reaksi pupil mata ketika disorot menggunakan penlight. Dan yang terakhir, pada stase KIE, dilakukan pemberian informasi dan edukasi terhadap warga mengenai hasil dari pemeriksaan yang telah dilakukan serta hal-hal yang harus dilakukan maupun dihindari di kemudian harinya.


Kegiatan Operasi Katarak (OK) 1 mendapatkan respons positif dari para volunteer serta warga yang mengikuti. Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara. Penjelasan dan tindakan yang dilakukan oleh volunteer disimak dan diperhatikan dengan baik, serta banyak warga yang aktif

bertanya untuk mengajukan pertanyaan untuk memperjelas informasi yang diberikan oleh volunteer. Dengan adanya kegiatan screening ini, diharapkan para warga mendapatkan informasi mengenai kesehatan mata mereka dan dapat lebih aktif dalam upaya menjaga kesehatan mata di dalam kehidupan sehari-hari.