preloader

NIRMALA di Desa Kemulan meningkatkan pengetahuan warga melalui edukasi dan pemeriksaan gula darah gratis bagi masyarakat

blog-thumb
  • Oleh Master User
  • 21 Sep, 2026

Pengmas HMPD FK UB: Pemeriksaan Gula Darah Gratis di Kemulan

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter (HMPD) Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui program ABDI MAHASISWA (AM). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja bidang Pengembangan Masyarakat HMPD FK UB yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular. Pada pelaksanaannya, mahasiswa berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk memberikan edukasi sekaligus pemeriksaan kesehatan secara sederhana dan mudah dipahami.


Intervensi kali ini mengangkat tema “NIRMALA: Nilai Gula Darah Dipahami, Kenali Risiko, Mantapkan Pengetahuan, Lakukan Hidup Sehat”. Tema tersebut menjadi landasan kegiatan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kadar gula darah, faktor risiko Diabetes Melitus, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Pemilihan topik didasarkan pada hasil pengamatan dan survei lapangan bersama petugas kesehatan setempat yang menunjukkan adanya masyarakat dengan faktor risiko Diabetes Melitus serta

masih perlunya peningkatan pengetahuan mengenai deteksi dini dan pencegahannya. 


Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara door to door, sehingga mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Para volunteer dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan mengunjungi rumah warga yang menjadi sasaran kegiatan, mulai dari kelompok dewasa hingga lansia. Setiap kunjungan diawali dengan pendataan dan identifikasi kondisi kesehatan warga, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah secara gratis. Hasil pemeriksaan tersebut

menjadi dasar bagi mahasiswa untuk memberikan edukasi yang lebih relevan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing warga.


Edukasi disampaikan secara interaktif menggunakan media leaflet yang memuat informasi mengenai Diabetes Melitus, faktor risiko, pentingnya mengetahui kadar gula darah, serta langkah-langkah sederhana untuk menerapkan pola hidup sehat. Penyampaian materi menggunakan bahasa sehari-hari agar informasi dapat diterima dengan mudah oleh

masyarakat. Selain memberikan informasi, volunteer juga memberikan kesempatan kepada warga untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan mengenai hasil pemeriksaan maupun kondisi kesehatan yang mereka alami. 


Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan edukasi, warga yang telah mengikuti kegiatan diberikan leaflet sebagai bahan bacaan yang dapat digunakan kembali setelah kegiatan berlangsung. Pemberian bingkisan juga menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mengikuti rangkaian intervensi. Secara keseluruhan, kegiatan ini memperoleh respons positif dari warga. Antusiasme terlihat dari kesediaan masyarakat

mengikuti pemeriksaan, memperhatikan materi yang diberikan, serta aktif berdiskusi mengenai kesehatan dan risiko Diabetes Melitus.


Melalui NIRMALA, kegiatan Abdi Mahasiswa rangkaian 2 diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gula darah, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengenali faktor risikonya, memahami kondisi kesehatan diri, serta mulai menerapkan pola hidup sehat. Dengan demikian, intervensi ini diharapkan dapat mendukung upaya deteksi dini dan pencegahan Diabetes Melitus sekaligus meningkatkan kesadaran

masyarakat untuk lebih mandiri dalam menjaga kesehatannya.